JAKARTA – Dewan Pers menggelar audiensi resmi bersama Google Asia-Pasifik guna membahas draf Revisi Undang-Undang Hak Cipta pada Senin (27/7) di Jakarta. Pertemuan ini mengangkat sejumlah isu krusial yang menyangkut masa depan pers dan ekosistem konten digital nasional.
Bahas Poin Penting: Kompensasi, Algoritma, AI, dan Media Lokal
Para peserta menyoroti hal-hal utama: mekanisme kompensasi karya jurnalistik antara pola usaha ke usaha (B2B) melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), keterbukaan algoritma platform, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kerja jurnalis, serta perlindungan daya tahan media lokal di tengah persaingan digital.
Dorong Regulasi “Jalan Ketiga”: Bebas Pers Terjamin, Hak Ekonomi Terpenuhi
Dewan Pers menegaskan pentingnya merancang pendekatan regulasi yang seimbang. Konsep “jalan ketiga” ini menjamin kebebasan pers secara utuh, memberikan kompensasi ekonomi yang adil bagi lembaga pers dan wartawan, serta tidak menghambat kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekosistem digital secara berkelanjutan.








