KPK Bongkar Dugaan Suap Proyek Jalan PUPR Boltara, Ratusan Juta Rupiah Disita

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLAANG MONGONDOW UTARA SatuSuara.id— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang mengait pada proyek pembangunan infrastruktur jalan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sulawesi Utara. Pengungkapan itu berlangsung dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang KPK gelar di tiga wilayah sekaligus.

Dalam penindakan tersebut, tim penyidik menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang ditemukan di sejumlah lokasi penggeledahan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan dana dalam bentuk rupiah itu berasal dari titik yang tersebar di Jakarta, Sulawesi Utara, hingga Gorontalo.

Lima orang yang diamankan di Jakarta kini berada di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan secara mendalam. Sembilan orang lainnya yang terjaring di daerah mendapat pendampingan kepolisian setempat saat proses pengambilan keterangan awal berlangsung.

KPK menelusuri keterlibatan kepala dinas, Aparatur Sipil Negara, serta pelaku usaha yang turut diamankan dalam operasi ini. Mereka diduga terlibat dalam praktik pungutan atau transaksi yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek-proyek daerah.

“Proyek yang ditelusuri itu antara lain terkait pembangunan infrastruktur jalan di Dinas PUPR,” ujar Budi secara tegas di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Budi menegaskan adanya indikasi penerimaan suap oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara. Langkah ini bermula dari penyelidikan tertutup yang tim KPK lakukan di wilayah Sulawesi Utara.

“Kami mengonfirmasi: rangkaian penyelidikan tertutup yang berlangsung di Sulawesi Utara berujung pada pelaksanaan tangkap tangan terhadap para terduga pelaku tindak pidana korupsi,” jelasnya.

Hingga saat ini, pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang diamankan masih berjalan. KPK terus mendalami aliran dana, transaksi yang terjadi, serta peran masing-masing pihak dalam pelaksanaan proyek pembangunan jalan tersebut. Rincian kerugian negara dan penetapan status hukum para pihak akan diumumkan secara bertahap.

Baca Juga:  Ledakan Dahsyat Guncang Perumahan Elite Medan Polonia, Rumah Mewah Ambruk, 4 Pekerja Tertimbun

Media ini akan mengawal perkembangan perkara ini sampai tuntas.

(Red)

Berita Terkait

KPK Lakukan OTT, Bupati Boltara Sirajudin Lasena Diringkus — Uang Ratusan Juta Rupiah Diamankan Sebagai Bukti
Gempa M 6,2 Guncang Timur Laut Maluku Barat Daya — BMKG Pastikan Tanpa Potensi Tsunami
Api Meluas Dilahan Sagu Guamonial – Pomayagon, Damkar Terkendala Akses
Kepemimpinan Pemdes Kwalabesar Menguatkan Kebersamaan Warga Lewat Salat Istisqa Bersama
Babinsa Koramil 1513-01/Piru Dampingi Pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Batu Lubang
Petani Desa Momunu Harapkan Pembangunan Irigasi, Ratusan Lahan Sawah Terancam Jadi Lahan Tidur
Ledakan Dahsyat Guncang Perumahan Elite Medan Polonia, Rumah Mewah Ambruk, 4 Pekerja Tertimbun
Perkuat Literasi Keuangan Digital, Kodam XVIII/Kasuari dan OJK Papua Barat Bekali Prajurit Cegah Kejahatan Finansial

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:04 WITA

KPK Bongkar Dugaan Suap Proyek Jalan PUPR Boltara, Ratusan Juta Rupiah Disita

Senin, 21 September 2026 - 16:49 WITA

KPK Lakukan OTT, Bupati Boltara Sirajudin Lasena Diringkus — Uang Ratusan Juta Rupiah Diamankan Sebagai Bukti

Jumat, 11 September 2026 - 14:21 WITA

Gempa M 6,2 Guncang Timur Laut Maluku Barat Daya — BMKG Pastikan Tanpa Potensi Tsunami

Selasa, 8 September 2026 - 12:20 WITA

Api Meluas Dilahan Sagu Guamonial – Pomayagon, Damkar Terkendala Akses

Senin, 7 September 2026 - 03:14 WITA

Kepemimpinan Pemdes Kwalabesar Menguatkan Kebersamaan Warga Lewat Salat Istisqa Bersama

Berita Terbaru

Oplus_131072

Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:33 WITA