KPK Lakukan OTT, Bupati Boltara Sirajudin Lasena Diringkus — Uang Ratusan Juta Rupiah Diamankan Sebagai Bukti

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltara Satusuara.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, pada Senin (21/9/2026).

Tim penyidik juga mengamankan uang tunai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti dalam peristiwa tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi hal tersebut secara langsung kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Dalam peristiwa tangkap tangan ini, tim juga mengamankan barang bukti — di antaranya uang tunai dalam rupiah bernilai total ratusan juta rupiah,” ujar Budi.

KPK menangkap Bupati Sirajudin di Jakarta. Ia menjadi salah satu dari 14 orang yang diamankan dalam operasi ini.

“Total ada 14 orang: lima orang diamankan di Jakarta, salah satunya adalah Bupati Bolaang Mongondow Utara, kabupaten di wilayah Sulawesi Utara. Delapan orang diamankan di Sulawesi Utara, termasuk di wilayah Boltara sendiri, dan satu orang lainnya diamankan di Gorontalo,” papar Budi secara rinci.

Para pihak yang terjaring terdiri dari unsur penyelenggara negara maupun pihak swasta — meliputi Bupati, Kepala Dinas, Aparatur Sipil Negara, serta perwakilan dunia usaha. KPK belum merinci identitas seluruh pihak maupun perkara yang melatarbelakangi operasi ini.

“Kami akan menyampaikan data lengkapnya secara bertahap. Saat ini seluruh yang diamankan masih berstatus terperiksa,” jelas Budi.

KPK memiliki batas waktu 1 × 24 jam untuk menetapkan status hukum setiap pihak yang terlibat. Perkara pokok, tuduhan yang dikenakan, serta perkembangan selanjutnya akan diumumkan secara resmi.

Kami menilai penindakan ini adalah bukti nyata penegakan hukum yang berpihak pada kepentingan publik. Masyarakat menanti kejelasan tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik operasi ini, siapa saja yang terlibat, dan kerugian negara yang dipulihkan. Transparansi penuh adalah hak rakyat, dan KPK wajib memenuhinya tanpa menunda.

Baca Juga:  Perkuat Literasi Keuangan Digital, Kodam XVIII/Kasuari dan OJK Papua Barat Bekali Prajurit Cegah Kejahatan Finansial

(Red)

Berita Terkait

KPK Bongkar Dugaan Suap Proyek Jalan PUPR Boltara, Ratusan Juta Rupiah Disita
Gempa M 6,2 Guncang Timur Laut Maluku Barat Daya — BMKG Pastikan Tanpa Potensi Tsunami
Api Meluas Dilahan Sagu Guamonial – Pomayagon, Damkar Terkendala Akses
Kepemimpinan Pemdes Kwalabesar Menguatkan Kebersamaan Warga Lewat Salat Istisqa Bersama
Babinsa Koramil 1513-01/Piru Dampingi Pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Batu Lubang
Petani Desa Momunu Harapkan Pembangunan Irigasi, Ratusan Lahan Sawah Terancam Jadi Lahan Tidur
Ledakan Dahsyat Guncang Perumahan Elite Medan Polonia, Rumah Mewah Ambruk, 4 Pekerja Tertimbun
Perkuat Literasi Keuangan Digital, Kodam XVIII/Kasuari dan OJK Papua Barat Bekali Prajurit Cegah Kejahatan Finansial

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:04 WITA

KPK Bongkar Dugaan Suap Proyek Jalan PUPR Boltara, Ratusan Juta Rupiah Disita

Senin, 21 September 2026 - 16:49 WITA

KPK Lakukan OTT, Bupati Boltara Sirajudin Lasena Diringkus — Uang Ratusan Juta Rupiah Diamankan Sebagai Bukti

Jumat, 11 September 2026 - 14:21 WITA

Gempa M 6,2 Guncang Timur Laut Maluku Barat Daya — BMKG Pastikan Tanpa Potensi Tsunami

Selasa, 8 September 2026 - 12:20 WITA

Api Meluas Dilahan Sagu Guamonial – Pomayagon, Damkar Terkendala Akses

Senin, 7 September 2026 - 03:14 WITA

Kepemimpinan Pemdes Kwalabesar Menguatkan Kebersamaan Warga Lewat Salat Istisqa Bersama

Berita Terbaru

Oplus_131072

Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:33 WITA